Pahlawan yang sesungguhnya bukan sebuah simbol yang menangkan pertarungan kepada penjajah,pahlawan melakukan itu semua bukanlah untuk membela ia dan keluarga-keluarganya. Ia melakukan itu semu untuk kita para generasi muda.agar kita tidak merasakan penderitaan yang ia dan teman seperrjuangannya. Haknya yang dirampas,penyiksaan yang tiada mengenal waktu. Sungguh klo kalau dia hanya mmikirkan dirinya sndiri mungkin ia akan lebih memilih mati dan penyikaan itu berhenti. Tapi apa yang terjadi ia malah memilih tersiksa terus memperjuangkan hak-hak kita para generasi muda. Namun sekarang pertanyaannya apakah kita tahu itu semua? Apakah kita tahu ia melakukan itu semua bukan untuk dirinya sendiri? Sungguh miris nasibnya.
Pada hari ini kami memperingati hari dimana semua
pahlawan mencapai puncaknya dalam memperjuangkan
kemerdekaan bumi pertiwi ini. Karena sungguh tapi jasanya mungkin kita masih dalam keterpurukan dan tertekanan yang ada saat ini
dan marilah kita menguji sejauh mana pengetahuan kita tentang pahalawan yang ada pada zaman penjajah hingga saat ni .bukan hanya: pangeran diponegoro ,cut nyak dien dan patimura yang merupakan pahlawan saja tetapi pahlawan itu tidak akan terhitung jumlahnya
1. Ahmad Yani, Jend. Anumerta
2. Donald Ifak Panjaitan, Mayjen. Anumerta
3. M.T. Haryono, Letjen. Anumerta
4. Piere Tendean, Kapten CZI Anumerta
5. Siswono Parman, Letjen. Anumerta
6. Suprapto, Letjen. Anumerta
7.Sutoyo Siswomiharjo, Mayjen. Anumerta
8. Katamso Dharmokusumo, Brigjen. Anumerta
9. Sugiyono Mangunwiyoto, Kolonel. Anumerta
10. Karel Sasuit Tubun, AIP II
11. Ade Irma Suryani Nasution putri Jend. A.H. Nasution
12 Cut Nyak Dhien
13. Cut Meutia
14. Teuku Umar
15. Tengku Imam Bonjol
16. Panglima Polim
17. Cik Di Tiro
18. Sisingamangaraja
19. Tuanku Imam Bonjol
20. Sultan Mahmud Badaruddin
21. Otto Iskandardinata
22. H. Djuanda
23. Pangeran Diponegoro
24. Dewi Sartika
25. R.A. Kartini
26. Dewi Sartika
27. Nyi Ageng Serang
28. Sultan Agung Hanyokrokusumo
29. Supeno
30. I Gusti Ngurah Rai
31. Sultan Hasanuddin
32. Kapitan Pattimura
33. Pangeran Antasari
34. Robert Wolter Monginsidi
35. Dr. Soetomo
36. Douwes Dekker
37. Dr. Tjiptomangoenkoesoemo
38. Haji Omar Sahid Cokroaminoto
39. K.H. Ahmad Dahlan
40. Nyai Ahmad Dahlan
41. K.H. Hasyim Asyhari
sesungguhnya pahlawan masih ada hingga saat ini dan terus berjuang untuk mengeluarkan kita dari dari penjajahan yang sesungguhnya yaitu lembah kebodohan dan kertepurukan ekonomi di bumi pertiwi ini. Ia sesungguhnya berada di dekat kita ia adalah guru
Jumat, 07 November 2008
Created by
danang
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 comments
Posting Komentar